Welcome

Sejarah tidak akan cukup untuk mencatat tulisan kita, namun sejarah mampu mengenang apa yang kita tulis bermanfaat bagi orang lain (Ahmad Safril Annur)

Maafkan Aku Ibu

Minggu, 21 Desember 2014


Ibu...
Selalu aku membuat lara hatimu...
Selalu aku membuatmu meneteskan air mata...
Selalu lisanku berujar kepalsuan...
Selalu lisanku membawa luka...

Ibu...
Hatimu terlalu suci untuk kularai...
Air matamu tak seharusnya engkau teteskan...
Lisanku tak pantas untuk melukaimu...

Ibu...
Masih adakah surga untukku?
Masihkah mungkin aku mendapatkannya?

Ibu maafkan aku...
Maafkan segalanya...
Dan terima kasih atas kasih sayangmu kepadaku...

Selamat Hari Ibu...
21 Desember 2014 20.15
Ahmad Safril Annur

Terima kasih ibu atas kasih sayangmu. Maafkan semua kesalahan yang pernah ananda perbuat. Semoga ananda bisa membalas jasamu meskipun tak bisa seperti kasih sayangmu dulu. Mimpiku hanya membuatmu bangga.

0 komentar:

Posting Komentar

Boleh comment asal:
No Sara, No Pornografi, No Promosi.
Go Internet Sehat